Di penghujung tahun 2007 ini, ada satu survey menarik yang dilakukan oleh Frontier Consulting Group. Survey ini yang diberi judul Indonesian Happiness Index (IHI) 2007. Kurang lebih, survey IHI 2007 ini ingin mengetahui seberapa besar kebahagiaan yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Variabel yang digunakan dalam mempengaruhi happiness score dalam survey ini adalah variabel kesuksesan dalam memenuhi tujuan/cita-cita diikuti variabel keberhasilan dalam memenuhi keinginan-keinginan.
Hasil dari survey ini ternyata menunjukkan bahwa sebagian besar orang Indonesia tidak merasa bahagia atas kehidupan yang mereka jalani. Secara nasional, indeks kebahagiaan masyarakat Indonesia rata-rata hanya 47.96 dalam skala 1-100.
Survey itu juga mengungkap dari 6 kota besar yang masuk dalam jangkauan survey ini, indeks kebahagiaan orang2 di Jakarta hanya 46,20 yang itu lebih rendah dari indeks kebahagiaan masyarakat yang tinggal di Semarang (48.74), Makassar (47.95), Bandung (47.88), dan Surabaya (47.19). Jakarta hanya sedikit lebih unggul dari Medan (46.12). Kalau merujuk survey ini, agaknya anggapan orang bahwa di Jakarta kita akan mendapatkan segala-galanya termasuk kebahagiaan perlu direvisi kembali.
Survey ini juga melihat tingkat kebahagiaan dari jenis pekerjaan. Kelompok yang paling bahagia ternyata mereka yang bekerja sebagi Profesional (indeks 52.88). Disusul oleh kelompok Middle Management (50.74), TNI/ABRI (50.19), Employee/staff/officer (49.83), dan Entrepneneur (49.00) di Lima Besar. Posisi paling buncit yang paling tidak bahagia justru orang-orang yang duduk di Top Management (40.34). Malahan kelompok ini masih lebih rendah indeks kebahagiaannya dibanding Unemployee (44.27).
Waah, kalau begitu lebih baik nganggur saja ya daripada jadi Direktur Utama....hehe... Satu lagi, menurut jenis kelamin, ternyata laki-laki lebih bahagia dibanding perempuan walaupun selisihnya tidak terlalu jauh 48.12 dibanding 47.91. Jadi, sudahkah anda merasa bahagia hari ini?









